| Management number | 236986377 | Release Date | 2026/07/10 | List Price | US$90.00 | Model Number | 236986377 | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Category | |||||||||
SEBUAH TEMPAT UNTUK MENEPISebuah NovelKarya: Afen SenaDi balik seragam yang rapi dan senyum yang terlatih, ada hati yang pelan-pelan belajar mengakui lelahnya sendiri.Nadia Pina tumbuh sebagai anak pertama yang “tidak pernah merepotkan.” Di rumah yang terlalu sibuk untuk mendengar, ia belajar satu hal sejak dini: kuat berarti menahan. Menahan keinginan. Menahan mimpi. Menahan diri agar tidak menjadi beban tambahan bagi orang-orang yang sudah lelah berjuang.Namanya berarti harapan yang tumbuh dengan keteguhan. Sebuah doa yang terdengar indah—sekaligus terasa seperti tugas. Nadia berusaha memakainya dengan rapi: menjadi anak yang mengerti, kakak yang bisa diandalkan, dan perempuan yang tahu kapan harus mengalah.Ketika akhirnya ia mengenakan seragam dan bekerja di dunia penerbangan—di antara jadwal yang presisi, prosedur yang ketat, dan kota-kota yang silih berganti—hidupnya tampak bergerak maju. Ia bekerja di udara, di ruang yang bagi banyak orang identik dengan kebebasan. Namun di balik langit dan perjalanan, tubuhnya terus bergerak sementara hatinya perlahan tertinggal.Ia ahli tersenyum.Ahli meminta maaf.Ahli membuat segalanya terlihat baik-baik saja.Sampai suatu hari, ia mulai merasakan sesuatu yang tidak bisa lagi diabaikan: lelah yang tidak hilang meski sudah beristirahat. Kosong yang datang di sela-sela hari yang tampak normal. Pertanyaan sunyi yang terus muncul setiap malam—apakah ia benar-benar hadir dalam hidupnya sendiri, atau sekadar menjalaninya dengan baik?Di tengah ritme kerja yang cepat, Nadia juga mengenal perasaan-perasaan yang tumbuh tanpa rencana. Lelaki yang tidak banyak bertanya tentang jadwalnya. Percakapan yang membuatnya ingin pulang lebih lambat. Harapan yang diam-diam tumbuh terlalu cepat. Hubungan yang tidak pernah diberi nama, tetapi cukup kuat untuk membuatnya bertahan lebih lama dari yang seharusnya.Namun kehilangan dalam hidup Nadia bukanlah kehilangan yang dramatis. Tidak ada perpisahan besar. Tidak ada pengkhianatan yang bisa ditunjuk dengan jelas. Yang ada hanyalah jarak kecil yang terus melebar—antara tubuh yang bekerja dan hati yang menunggu. Antara kehadiran seseorang dan makna yang ia bayangkan sendiri.Sebuah Tempat untuk Menepi bukan kisah tentang patah hati yang meledak-ledak. Ini adalah cerita tentang kelelahan yang lama tidak diakui. Tentang perempuan yang terlalu terbiasa menjadi versi “siap,” hingga lupa bagaimana menjadi versi jujur.Novel ini membawa pembaca menyusuri lorong bandara, kamar hotel yang terlalu sunyi, meja makan keluarga yang penuh rutinitas, dan ruang-ruang batin yang jarang disentuh. Dengan bahasa yang reflektif dan intim, kisah Nadia menggambarkan dinamika menjadi perempuan dewasa di tengah tuntutan keluarga, pekerjaan, dan relasi yang tidak selalu jelas arahnya.Ini adalah cerita tentang:Mimpi kecil yang tidak pernah benar-benar dibela.Nama yang terlalu besar untuk ditanggung sendirian.Hubungan yang terasa nyata, meski tak pernah dijanjikan.Dan satu keputusan paling sunyi: berhenti menunggu tanpa tahu apa yang ditunggu.Pada akhirnya, “menepi” bukan berarti menyerah. Bukan pula berhenti selamanya. Menepi adalah keberanian untuk berhenti sejenak—mengakui lelah, merapikan hati, dan bertanya ulang: hidup seperti apa yang sebenarnya ingin dijalani?Bagi siapa pun yang pernah merasa baik-baik saja di luar, tetapi kosong di dalam.Bagi yang terbiasa menguatkan orang lain, namun lupa memeluk dirinya sendiri.Bagi yang lelah menjadi kuat tanpa jeda.Novel ini adalah ruang hening.Sebuah tempat untuk menepi. Read more
| ASIN | B0GQQP5FJL |
|---|---|
| XRay | Not Enabled |
| Format | Print Replica |
| Language | English |
| File size | 9.7 MB |
| Page Flip | Not Enabled |
| Word Wise | Not Enabled |
| Print length | 320 pages |
| Accessibility | Learn more |
| Publication date | March 1, 2026 |
| Enhanced typesetting | Not Enabled |
If you notice any omissions or errors in the product information on this page, please use the correction request form below.
Correction Request Form